Sebanyak 15 Negara Uni Eropa Siap Terima 40 Ribu Pengungsi Dari Afghanistan

Jakarta - Sebanyak 15 negara Uni Eropa bersedia menerima 40 ribu pengungsi Afghanistan. Kepastian itu disampaikan Komisioner Eropa Ylva Johansson. Dia mengatakan, telah bertemu dengan 15 Menteri Dalam Negeri negara anggota Uni Eropa yang bersedia menampung pengungsi Afghanistan.

Jumlah pengungsi yang bakal diterima berbeda-beda setiap negara. Jerman akan menjadi negara penerima pengungsi Afghanistan fading besar. Pemerintah Jerman menyatakan siap menampung 25 ribu pengungsi.

Tepat di bawah Jerman ada Belanda yang bersedia menerima 3.159 pengungsi. Spanyol dan Prancis masing-masing akan menampung 2.500 pengungsi Afghanistan. Negara-negara lain akan menampung pengungsi Afghanistan dengan jumlah lebih kecil. AFP tidak mengungkap negara mana saja itu.

"Saya pikir ini adalah aksi solidaritas yang impresif,"ucap Johansson. Ia menegaskan, menerima pengungsi adalah jalan terbaik untuk mengendalikan dan mencegah serbuan imigran ilegal ke Eropa.

Sebelumnya PBB meminta negara anggota Uni Eropa menerima 42.500 pengungsi Afghanistan dalam lima tahu ke depan. Usulan itu ditolak 27 negara Uni Eropa. Setelah negosiasi alot, Uni Eropa akhirnya hanya dapat menampung 40 ribu pengungsi Afghanistan.

Sejak Taliban berkuasa pada Agustus 2021 ini, ada sekitar 85 ribu pengungsi Afghanistan yang mencoba kabur dari negaranya. Kini, puluhan ribu pengungsi itu berada di berbagai tempat dalam kondisi memprihatinkan dan rapuh.

Para pengungsi masih menunggu kabar negara mana yang mau menampung kehidupan mereka yang tak ingin hidup di bawah cengkeraman Taliban.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Sentimen Anti-Asia Melonjak di AS Hingga 339 Persen

Seorang Polisi di Tanjung Priok Yang Hendak Melerai Keributan, Malah Jadi Korban Pengeroyokan

Presiden Rusia Mengizinkan Wisata Asing Masuk Dengan Syarat Wajib Sewa Hotel Minimal 6 Bulan